.

Kamis, 22 Desember 2011

Ternyata Dia Seorang Pendeta

بسم الله الرحمن الرحيم


Penulis: Abu Ibrahim Abdullah Bin Mudakir Al-Jakarty (berdasarkan kisah nyata beliau -hafidzahullaah-)

Tak seperti biasanya, pada malam hari itu aku naik kendaraan umum untuk pulang ke rumah, sekitar jam sembilan malam. Aku menunggu di pinggir jalan daerah Jakarta Utara. Ternyata tak berlangsung lama tiba-tiba terlihat dari kejauhan ada angkutan umum yang datang, aku pun naik ke mobil tersebut dan memilih duduk di samping pak supir.


Tiba-tiba pak supir bertanya kepadaku, “Mau ke masjid Al

Maka Siapakah Yang Lebih Besar Bahayanya Daripada Dirimu Sendiri ?

Wahai anak Adam

Engkau hanyalah laksana hari-hari yang setiap kali berlalu satu hari

maka hilanglah pula sebagian dari dirimu

Adalah Rosululloh Shollallohu‘alaihi wa Sallam berkata :

مَنْ كَانَتِ اْلآخِرَةُ هَمَّهُ جَعَلَ اللهُ غِنَاهُ فِي قَلْبِهِ وَجَمَعَ لَهُ شَمْلَهُ، وَأَتَتْهُ الدُّنْيَا وَهِيَ رَاغِمَةٌ، وَمَنْ كَانَتِ الدُّنْيَا هَمَّهُ جَعَلَ اللهُ فَقْرَهُ بَيْنَ عَيْنَيْهِ، وَفَرَّقَ عَلَيْهِ شَمْلَهُ، وَلَمْ يَأْتِهِ مِنَ الدُّنْيَا إِلاَّ مَا قُدِّرَ لَهُ

"Barangsiapa yang menjadikan akhirat sebagai tujuannya, Alloh akan jadikan kecukupan dalam hatinya dan Alloh kumpulkan baginya urusannya yang tercerai-berai dan dunia akan

Mengapa Harus Bermanhaj Salaf ?

Orang-orang yang hidup pada zaman Nabi adalah generasi terbaik dari umat ini. Mereka telah mendapat pujian langsung dari Allah dan Rasul-Nya sebagai sebaik-baik manusia. Mereka adalah orang-orang yang paling paham agama dan paling baik amalannya sehingga kepada merekalah kita harus merujuk.

Manhaj Salaf, bila ditinjau dari sisi kalimat merupakan gabungan dari dua kata; manhaj dan salaf. Manhaj dalam bahasa Arab sama dengan minhaj, yang bermakna: Sebuah jalan yang terang lagi mudah. (Tafsir Ibnu Katsir 2/63, Al Mu’jamul Wasith 2/957).